Friday, 7 July 2017

Idul Fitri Bersama Grace

Lebaran tahun ini saya menginap di rumah keluarga Grace. Alhamdulillah, saya sangat nyaman sekali berada di rumah mereka. Grace punya dua adik perempuan dan satu kakak laki-laki. Kakak laki-lakinya Grace lebih sering di kamar, sehingga saya dan Grace juga lebih leluasa jika keluar kamar. Ayah dan Ibu nya Grace sudah sangat baik sekali menjamu saya yang datang dari Bogor dan berasal dari Sumatera Utara ini. Saya diperlakukan layaknya tamu agung.

Saya sholat idul Fitri di Masjid Muhammadiyah dekat rumah Grace. Sebenarnya masjidnya cukup jauh juga, sebab kami ke sana juga mengendarai mobil keluarganya Grace. Saya dan adik-adiknya Grace cepat akrab. Mereka juga tampak senang bisa bertemu dengan saya. Mereka adik-adik yang lucu dan menyenangkan. Aaah Grace, pasti dia bahagia sekali memiliki adik seperti Gayetti dan Gitta. Saya sendiri tidak punya adik perempuan, saya cuma punya 1 adik laki-laki. Semoga kelak saya punya adik perempuan dari Ksatria Langit yang belum tahu keberadaannya dimana >_< *plak.


Iya, saya sangat ingin memiliki adik perempuan. Sepertinya seru sekali, bisa berbincang tentang perempuan pada adik sendiri. Bisa masak bareng, membuat kerajinan, membantu merapikan jilbab, aaah banyak hal yang bisa dilakukan dengan adik perempuan. Namun saya tetap bersyukur memiliki adik laki-laki. Adik laki-laki saya juga sangat baik, penurut, dan cerdas. Saya sering merasa dilindungi jika berjalan bersamanya. Kadang saya merasa dia seperti abang saya. Hehe..*plak *sokmuda.

Seusai Sholat Ied, saya dan keluarganya Grace hari itu pergi ke Taman Wisata Hutan Pinus Asri. Tiketnya cuma Rp. 2000/orang. Murah meriah bukan? Saya sebagai seorang anak yang memiliki ayah yang pernah kerja di Dinas Kehutanan tentu saja melihat ini sangat menarik. Saya jadi terbayang foto-foto yang pernah Papa tunjukkan di hutan pada saya. Saya seketika jadi merindukan Papa saat itu.
Sumber gambar: dokumentasi pribadi

Sumber gambar: dokumentasi pribadi
Di antara pohon pinus, saya, Grace dan kedua adiknya yang manis mengitari taman pinus sambil bercerita. Sejuk sekali suasananya. Ada spot-spot yang bisa dijadikan untuk berfoto juga. Ada taman bunganya, dan ada rumah-rumah mini yang bagus dijadikan untuk selfie atau wifie. Hehehe.. Bagi yang tidak suka selfie seperti saya sih hanya bisa menikmati ekpresi orang lain ketika selfie di tempat itu. Semua wajah tampak bahagia di sana, termasuk saya. Walau dalam hati saya sangat merindukan kampung halaman tercinta dan berkumpul bersama keluarga besar saat itu. Momen Idul Fitri tahun ini membuat saya lebih dewasa, membuat saya sadar bagaimana jauh dari keluarga di saat momen berharga. Menjadi pelajaran berharga buat saya ketika kelak hidup bersama Ksatria Langit di negeri yang entah dimana nantinya. Heheh...*plak

@Perpustakaan LSI IPB
Lt. 2





No comments: