Sunday, 28 May 2017

Ramadhan #1 yang Sepi

Sumber Gambar: waktuku.com
Sebenarnya ingin memosting Ramadhan #1 saya kemarin sore. Seperti yag kita ketahui, seringkali ada alasan untuk melupakan yang tersembunyi. Hehe.. Mungkin juga karena tidak ada hal yang istimewa di hari itu. Atau mungkin ada yang istimewa namun tidak bisa saya rasakan.

Ramadhan #1 benar-benar sepi, bahkan sepi sekali. Hari itu saya ke tempat favorit saya, apalagi kalau bukan Perpustakaan LSI IPB. Oh iya, perlu ditekankan bahwa di Perpustakaan itu saya bukan hanya belajar, tapi juga bermain. Ini perlu saya tekankan untuk membuang prasangka bahwa saya itu adalah mahasiswa yang rajin. Saya tidak serajin yang teman-teman saya perhatikan lho. Hehe.

Di dalam LSI, saya sering sekali mencari inspirasi dari orang yang saya temui. Karena  orang yang ingin menjadi penulis seperti saya ini perlu mencari inspirasi dari hal yang ia temui di sekitarnya, dan saya rasa Perpustakaan LSI banyak sekali memberikan inspirasi pada saya. Karena itu saya sudah jatuh hati sekali dengan Perpustakaan LSI IPB. Kelak ketika saya sudah tidak menjejakkan kaki di sini lagi, hal yang benar-benar saya rindukan salah satunya adalah Perpustakaan LSI.

Hampir semua tulisan yang saya kirimkan ke redaksi surat kabar ditulis di Perpustakaan LSI. Jadi benar sekali kalau Perpustakaan LSI sangat berarti bagi saya. Ia adalah inspirasi yang tiada henti. Saya banyak bertemu dan berkenalan dengan orang-orang di sana. Ketika saya lelah, terkadang saya memperhatikan di sekeliling saya. Banyak ekspresi yang saya temui di sana. Terkadang mencuri-curi pandang dengan apa yang orang lakukan. Ada yang sibuk dengan tugas mata kuliah, tugas akhir, baik itu skripsi, tesis, atau disertasi, ada yang sibuk streaming drama Korea, sibuk mendownload film dan jurnal, sibuk membalas pesan dari teman-temannya, dan banyak sekali ekspresi yang saya temui. Dan semua itu menjadi inspirasi bagi saya. Kalau saya sendiri, kegiatan yang paling banyak saya lakukan di sana tidak lain dan tidak bukan adalah membaca, baik itu membaca postingan di blog, baca jurnal, baca kisah-kisah inspiratif, dan menulis. Walau tulisan saya banyak sekali yang belum rampung dan tidak tahu kapan selesainya. Bahkan novel yang sudah saya rancang di tahun 2014 belum kelar-kelar juga. Bagaimana saya menjadi penulis yang baik ya, tanggung jawab saya terhadap novel itu saja belum selesai -_-

Baik, mari bercerita kembali ke topik awal, yaitu Ramadhan #1 yang sepi. Benar bahwa Ramadhan #1 yang saya rasakan itu begitu sepi. Karena di tempat favorit saya tidak banyak orang yang berkunjung. Saya pikir juga karena hari itu adalah hari Sabtu, banyak orang yang masih di kampung halaman tercintanya untuk berkumpul bersama dengan keluarga. Bisa dipastikan yang bisa pulang ke rumah adalah mahasiswa-mahasiswa yang rumahnya tidak terjalu jauh dari kampus. Untuk daerah di sekitar Pulau Jawa saya pikir tidak terlalu bermasalah dengan jarak itu. Tapi untuk mahasiswa di luar Pulau Jawa memang terlalu berat untuk pulang, selain waktu karena biaya juga.

Dan bukan hanya LSI yang terasa sepi saat itu, tapi entah kenapa hati saya merasa sepi. Terkadang butuh teman untuk berbagi cerita, tapi seperti inilah saya yang dominannya adalah introvert. Jadi lebih baik saya menulis di sini untuk mengeluarkan semua rasa yang ingin dikeluarkan. Lagian blog ini juga sepi pengunjung, layaknya LSI di Ramadhan #1. Siapapun yang membaca semoga bisa mengambil pelajaran ya bahwa sepi itu terkadang hanya ciptaan diri kita saja. Sepi bisa diatasi dengan meramaikan perasaan kita sendiri. Kalau saya meraikannya dengan menulis, menyapa teman-teman di kosan dengan hati yang riang, dan terkadang membeli bahan bacaan untuk mencari kesibukan agar tidak sepi.

Baiklah, sekian saja cerita saya di Ramadhan #1 ini. In sya Allah saya akan menuliskan apa yang saya rasakan untuk terapi jiwa di hari berikutnya. Menulis itu terapi jiwa? Iya, apalagi buat saya yang sedang stress menghadapi cobaan hidup ini. Huhu..Terksesan berlebihan ya. Tapi mungkin Anda benar, ini berlebihan, lebai lah bahasa gaulnya :D Semoga hari ini berkah ya, teman-teman. Aamiin.

Butet
2 Ramadhan 1438H
GFM-FMIPA

No comments: