Friday, 26 May 2017

Mari Sambut Ramadhan

Assalamu’alaikum pembaca setia Pengeja Langit
Apa kabar di dua puluh enam Mei dua ribu tujuh belas ini? Semoga baik-baik saja ya dan semakin diberkahi segala aktivitas hariannya.

Besok Ramadhan sudah menjejak ya, teman-teman. Bagaimana persiapan kita menyambutnya? Sudah siapkah kita?

Sumber Gambar : http://abiummi.com

Sekadar sharing nih, saya menyambutnya dengan hati yang sangat bahagia. Sebelumnya tadi pagi saya memohon maaf kepada kedua orang tua saya di kampung halaman. Saat itu, saya sebenarnya ingin menangis, tapi malu di hadapan teman-teman kampus. Saya khawatir banyak pasang mata yang akan heran. Mungkin mereka yang melihat saya, dalam hatinya bertanya apa yang terjadi dengan saya kala itu. Mungkin saya dianggap sedang galau, sedang patah hati, sedang gundah gulana, atau sedang-sedang yang lainnya. Tapi, tadi itu saya bahagia sekali mendengar kabar kedua orang tua saya dalam keadaan sehat wal’afiat. Itu saja sudah cukup untuk saya. Jadi saya urungkan niat saya untuk menangis di tengah keramain. Hehe..

Di “lingkaran cahaya” sore tadi, saya dan teman-teman membuat targetan di Ramadhan tahun ini, targetan kelompok. Untuk targetan pribadi tentu ranahnya sangat pribadi. Hanya si penarget dan Allah yang tahu apa yang ia targetkan.

Target khatam Al-Qur’an mau berapa kali? Silakan ditargetkan sesuai kemampuan masing-masing. Yang mengetahui sebatas mana kemampuan kita hanya kita sendiri. Jadi, targetkanlah berdasarkan logika dan hati kita. Mampu nggak? Sanggup nggak? Kalau mampu, langsung deh dituliskan. Dan jangan sesekali menargetkan terlalu jauh, sebab untuk apa angka yang tinggi jika tidak direalisasikan. Jangan juga terpaksa untuk membubuhi angka yang tinggi di sana, sebab keterpaksaan nggak akan terasa nikmatnya. Ia hanya seperti lepas dari jeratan saja. Setelah itu, nggak ada yang bersisa, rasanya hampa. Kan nggak asyik, nggak seru. Kita itu pengennya ya ada jejak-jejak manis yang tertinggal dalam diri.

Targetan saya untuk nulis di blog, hmm semoga saya istiqomah menulis tiap harinya di Ramadhan ini ya. Saya nggak tau apakah saya bisa. Tapi saya berharap saya bisa. Ini seperti tantangan bagi saya. Tantangan harus di hadapi ‘kan guys? :D

Ramadhan ini saya sedang berjuang untuk tesis saya. Mohon do’anya ya teman-teman :)
Semoga lancar dan barokah.
Bogor, Wisma Ayu




2 comments:

Ibnu Syahri Ramadhan said...

Selamat berjuang Yanti...
Selamat Ramadhan... :D

Sri Efriyanti Harahap said...

Selamat berjuang juga Bang Ramadhan. Hehe..