Sunday, 1 January 2017

Belajar Tawadhu' dari Seorang Pemimpin

Kemarin (311216), saya menemukan sosok seorang pemimpin yang tawadhu'. Semoga beliau mampu mengemban amanah dengan penuh kesabaran dan keikhlasan. Saya tahu, mengemban amanah menjadi seorang pemimpin itu tidaklah mudah, sebab itu saya dan teman-teman turut membantu beliau untuk menyukseskan program kerja beliau, setidaknya dengan do'a-do'a yang melangit.

Ada satu hal yang saya pelajari dari beliau, yaitu tentang ketawadhu'an. Melihat Curriculum Vitae beliau, saya menaruh kagum. Pastilah perjuangan beliau itu juga bukan hal yang kecil untuk sampai di titik seperti saat ini. Ketika berbicara, sungguh, saya dan teman-teman saya merasa tentram dan tenang. Entah kenapa, saya merasa yakin bahwa kepengurusan yang beliau pimpin akan semakin baik nantinya.

Mengenai ketawadhu'an, saya sangat kagum pada orang-orang hebat yang tawadhu', rendah hati, dan tidak menyombongkan dirinya. Itu bisa terlihat dari bagaimana ia berbicara dan bersikap. Menurut saya, seseorang itu akan semakin hebat dengan kerendahan hatinya. 

Semoga kita juga bisa menjadi pribadi yang tawadhu'. Jika berhasil melalui sesuatu tetap rendah hati, jika gagal maka terus bangkit dan tidak terpuruk.

http://faisalchoir.blogspot.co.id/2012/07/10-faedah-tentang-tawadhu.html


Terus semangat di tahun 2017.
Semoga tahun ini mimpi-mimpi kita terealisasi.

Koridor Fateta,
01-01-2017




No comments: