Tuesday, 1 November 2016

FLP Bogor Gelar Kelas Media Online

Forum Lingkar Pena Bogor menggelar kelas media online untuk anggota pramuda angkatan ke-9 pada Ahad, 30 Oktober 2016 di Common Class Room S2 Agribisnis FEM IPB. Pelatihan ini adalah pelatihan ke-6 dari serangkaian pelatihan yang harus diikuti oleh anggota pramuda.

Pelatihan ini dibuka oleh Hanna, anggota FLP senior. Hanna memberikan tugas kepada anggota yang hadir untuk memberikan saran, kritik, harapan, dan tujuan selama mengikuti kelas pramuda sebagai bahan evaluasi. Kemudian kelas diserahkan kepada Syaiful Hadi (Bang Syaiha), penulis novel Sepotong Diam dan Masih Ada sebagai pemateri kelas media online.
Dokumentasi Yanti

Bang Syaiha  mengawali pemaparannya dengan memberikan pandangan terhadap hasil survei yang mengatakan bahwa minat baca masyarakat Indonesia sangat minim. “Minat baca masyarakat Indonesia menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara  yang disurvei”, ujar Bang Syaiha. Kemudian Bang Syaiha menjelaskan mengenai naskah yang diterima oleh penerbit yang dibagi dalam 3 kategori. Kategori pertama, naskah yang diterima adalah naskah yang bagus dari orang ternama. Kategori kedua, naskah biasa dari orang ternama. Dan kategori ketiga adalah naskah yang bagus sekali dari orang tidak ternama.

Salah satu fungsi dari media online adalah membangun nama dari awal”, jelas Bang Syaiha di tengah pemaparannya. Lalu urgensi dari media online itu sendiri ada tiga. Yang pertama adalah sebagai dokumentasi. Kemudian sebagai personal branding. Lalu yang ketiga adalah sarana untuk berlatih menulis. Bang Syaiha dalam slide presentasinya mengajak anggota pramuda untuk menghasilkan tulisan yang baik. Beberapa tekniknya yaitu, menulis sesering mungkin sambil membaca buku. Untuk di awal penulisan, memakai teknik free writing agar tidak dibatasi oleh aturan-aturan yang membuat tidak ingin menulis. Kemudian disarankan tidak perlu banyak berpikir. Jadi, menulis saja dahulu. Tidak perlu berpikir apakah tulisan yang telah ditulis sudah baik atau belum. Lalu meniatkan menulis sebagai sarana latihan. Ketika menulis, hal-hal yang berkaitan dengan otak kiri dikesampingan dahulu agar spontanitas dari otak kanan bisa lebih dikembangkan.

Selesai memaparkan materi media online, Bang Syaiha memberikan tugas kepada anggota pramuda untuk membuat akun di kompasiana sebagai sarana latihan menulis, membuat design quotes di canva.com. Lalu memosting satu tulisan yang bertema bebas ke kompasiana. Kemudian acara ditutup oleh Usup Supriadi yang sering disapa dengan Kang Usup dengan membacakan beberapa komentar dari peserta pramuda yang diberikan oleh Hanna sebagai bahan evaluasi. (Yanti)





No comments: