Wednesday, 31 August 2016

Bertemu Uni 'B3'

Selamat malam, warga LSI dan sekitarnya. 
Selamat hari Rabu yang masih jauh dari Ahad. Hehehe...

Hari ini masih seperti hari yang  saya lalui selama dua pekan belakangan ini, keliling kampus untuk mengurus segala hal yang berhubungan dengan akademik dan penelitian. Malamnya, seperti biasa, saya padatkan dengan membaca dan menulis. Malam ini saya ingin memenuhi janji di Syawal yang lalu, janji pada seorang kakak yang saya panggil "uni". Maafkan saya uni, mungkin ini terlalu lama T_T

Saya lupa mencatat, tanggal berapa saya menemui uni. Yang pasti, masih di pekan pertama Syawal. Pagi itu uni mengirim pesan ke WhatsApp saya, menanyakan apakah saya ada agenda siang harinya. Saya katakan tidak ada hal urgent, saya hanya menemani teman saya untuk mengerjakan tugasnya di kampus. Maklum, di kampus itu sinyal internetnya kencang sekali, terlebih pemakainya sedikit saat Lebaran. Karena memang saya tidak ada agenda urgent, saya katakan pada uni kalau saya bisa menemuinya.

Uni menanyakan dimana bisa bertemu saya. Ahahah... Saya selalu bingung ketika ditanyakan pertanyaan demikian. Maklum, saya tidak tahu tempat seperti apa yang baik untuk bertemu pertama kalinya dengan sahabat dunia maya. Biasanya kalau ada yang ngajak ketemu seperti ini, saya hanya mengikuti keinginan orang yang ingin menemui saya. Kalau tidak bisa, lalu biasanya saya memberikan saran penengah.

Saat itu, yang terpikir di benak saya hanya Botani Square, itu adalah mall di Bogor yang sebenarnya jarang saya tapaki. Kalau tidak salah hitung, saya baru tiga atau empat kali ke sana. Saya ke sana saat hari-hari istimewa. Tapi karena tidak ada tenpat lain yang saya ketahui, saya sebut saja Botani Square pada uni. Padahal saya tahu sendiri kalau harga produk yang ada di dalam sangat melangit. Huehehe... Bagi saya yang hidup mengandalkan beasiswa OT di tanah perantauan, tidak boleh sering-sering ke sana, hanya di momen spesial saja. 

Momen bertemu dengan uni sangatlah penting. Sebab, saya sudah lama ingin bertemu dengan beliau. Dan momen Lebaran yang lalu, saya sangat free, tak ada tugas yang menuntut, tak ada beban akademik saat itu, momen yang pas sekali, dan saya bahagia karena uni yang mengajak saya bertemu. Tersanjung *ehhh..

Ba'da Zuhur, saya dan uni berjanji untuk bertemu langsung di sana. Siapapun yang terlebih dahulu, langsung memberi kabar. Dan, saya yang memang warga Bogor lebih dulu sampai di Botani dibanding uni. Saya langsung menuju food court sekalian makan siang dan akan lebih baik berbincang di dalam. Karena saya memang mudah lapar dan mudah kenyang, heheheh, saya langsung memesan minuman terlebih dahulu. Untuk makanannya, saya menunggu ketika uni datang saja.

Sekitar 15 menit saya menunggu di sebuah resto, akhirnya uni datang. Dari kejauhan uni sepertinya sudah mengenal saya. Uni datang dengan senyuman terbaiknya, terlihat sangat bahagia. Di situ saya merasa tersanjung lagi *ehhhhh. Padahal foto saya tidak banyak sih di sosmed, mungkin walaupun beberapa, uni merekam jelas nih bagaimana saya. Ahahaha...makasih uni :D

Perbincangan pun berlanjut, mengalir, dan saya sangat nyaman. Banyak hal yang bisa diceritakan dengan uni, tentang kampus, tentang budaya, aiiih yang satu ini nih yang nggak nahan, tentang dakwah *eaaakkkk... Sebagai anak kampus, sangat banyak yang bisa dibicarakan, terlebih dengan perbandingan antara Sumatera dan Jawa. Cerita kami sebenarnya masihlah sangat panjang. Saya rasa waktunya masih kurang. Tapi apalah daya, saya juga bukan ikhwan yang bisa pulang malam, ada jam batas keluar akhwat juga di kosan. Ya akhirnya apa boleh buat, saya dan uni harus berpisah ba'da maghrib agar tidak terlalu malam pulangnya.

Pandanganku terhadap uni...Hmmmm, luar biasa. Hehehe...
Uni itu mirip banget sama kakak ipar saya, Kak Diaz. Bagaimana Kak Diaz berbicara, nah begitulah cara uni berbicara. Iiih mirip banget deh. Saya jadi kangen sama kak Diaz saat itu. Hehehe..Tapi kehadiran uni jadi obat kangen yaah, hihihih... Asyik, mengalir, karena mungkin kita berasal dalam satu rahim yang sama, rahim tarbiyah, rahim dakwah. Daaan, ketemunya berdua, jadi cerita kita terfokus pada kita aja. Oh ya, cerita rahasia-rahasia juga bersama uni. Dan ini yang paling membekas diingatan saya sampai sekarang. Hehehe.

Semoga uni sehat-sehat ya di sana, terus berdakwah dengan ilmu-ilmunya yang bermanfaat. Semangat mencerdaskan anak bangsa, uni :) Terus eksis dengan blog Belajar, Berproses, Berubah. Semoga kita segera bertemu kembali dalam kondisi yang lebih baik. Tolong nasehati Za jika ada yang salah ya uni ^_^
Sumber gambar: aisyafra.wordpress.com

Uhibbuki fillah, lillah, billah, ukhti kabir Rima Aulia :D


Ruang digital Perpus LSI,
menjelang pulang

3 comments:

Rima Aulia said...

aamiin... sehat terus ya Za.. doa yang sama untuk adikku, gadis batak rasa solo, he...

Rima Aulia said...

aamiin... sehat terus ya Za.. doa yang sama untuk adikku, gadis batak rasa solo, he...

Sri Efriyanti Harahap said...

Hehehehe :)
Aamiin ^_^