Friday, 20 May 2016

Tentang Membandingkan


Selamat siang, Dramaga :) Semangat hari Jum'at penuh berkah. Dramaga hari ini begitu terik, sepertinya langkahku akan tertahan di Gedung Perpus LSI ini hingga sore nanti.

Tentang membandingkan. Apa yang kamu rasakan jika dibandingkan, kawan? Aku tak tahu, mungkin masing-masing dari kita akan merasakan hal yang berbeda, Mungkin juga dari kita akan berbeda pandang akan hal ini.

Perbandingan itu menyakitkan jika kita yang dibandingkan lebih buruk dari yang lain. Perbandingan itu terasa sakit, jika si penanya tidak tahu kondisi kita. Perbandingan itu hal yang wajar jika ia membandingkan untuk menyemangati.

Namun, di keluargaku, orangtua mendidik kami tanpa perbandingan. Aku rasa orangtuaku mengerti tiap anak punya potensi yang berbeda-beda. Orangtuaku tak pernah membandingkan aku yang cukup sulit dalam menghitung dengan adikku yang luar biasa dalam hitungan. Ibuku tak pernah membandingkanku dengan kakakku yang suka di rumah dengan aku yang sempat menjadi jawara lapangan. Karena tiap kita berbeda-beda, kita semua punya potensi masing-masing yang tak sama.

Jadi, buat teman-teman yang masih suka membandingkan teman yang satu dengan teman yang lain, aku harap berhentilah dari kebiasaanmu. Kita tak pernah tahu, hati siapa yang tersakiti ketika kau membandingkan ia yang menurutmu belum pantas dengan ia yang luar biasa.


#NoteToMySelf
#Reminder

Perpus LSI,
di siang yang terik,
tengah mengubek-ubek jurnal 


11 comments:

Wiwid Nurwidayati said...

Benar sekali. Setiap orang punya kelebihan Dan kekurangan

lisa lestari said...

Betul, STOP membanndingkan!!

lisa lestari said...

Betul, STOP membanndingkan!!

HERU WIDAYANTO said...

Setuju.
Masing2 punya kelebihan dan kekurangan.

Happy Fibi said...

Setuju, mbak. Mungkin, saya juga baper ketika dibandingkan, namun tanpa sengaja (mungkin) juga pernah membandingkan orang lain :") Refleksi diri, mbak, makasih ~

Na said...

Setiap kita istimewa. Buktinya kita yg terpilih lahir ke dunia.

Sri Efriyanti Harahap said...

Mbak Wiwid:
Betul...betul...betul... mbak :)

Mbak Lisa:
Hehehe, peringatan keras ya mbak :D

Mas Heru:
Yep, mas :)

Mbak Happy:
Kembali kasih mbak :)

Mbak Na:
Iya mbak, jadi ingat video penciptaan manusia nih. hehehe...

Rima Aulia said...

sepakat Zahra, setiap orang memiliki karakter yang berbeda. setiap orang memiliki khasny masing2, bulan untuk dibandingkan...namun untuk dioptimalkan. apa kabar Za? kangen...

Rima Aulia said...

sepakat Zahra, setiap orang memiliki karakter yang berbeda. setiap orang memiliki khasny masing2, bulan untuk dibandingkan...namun untuk dioptimalkan. apa kabar Za? kangen...

Sri Efriyanti Harahap said...

Alhamdulillah, kabar baik uniiiii...
kangen juga iihh sama uni :)

a.e.zen said...

iya, dibanding2kan itu sakit bangettt