Saturday, 5 March 2016

Tes Kecerdasan


Selamat malam, Dramaga.
Selamat menikmati hujan di tiap sorenya ^_^

Hari ini kembali menulis lagi, setelah menemukan mood yang baik hari ini. Heheh... Padahal niatnya menulis itu tiap hari, dan nggak kenal kata "mood". Tapi untuk seorang saya, yang punya blood type B lumayan susah ya, bukan nggak bisa. Saya akan terus berusaha :)

Ngomong-ngomong soal kecerdasan nih teman-teman, apakah kalian tahu bagian otak mana yang dominan bekerja pada tubuh kalian?
Saya ingin berbagi cerita di postingan kali ini.

Jadi ceritanya beberapa bulan yang lalu saya merasa tidak begitu maksimal dengan apa yang saya usahakan selama ini. Pernah sih menikmati masa-masa kejayaan (dalam hal studi), namun saat ini merasa tidak optimal. Karena itu saya cerita pada teman karib saya, lalu dia menyarankan saya untuk mengikuti Tes Kecerdasan yang sebelumnya memang sudah pernah ia ikuti. 


Tes ini in sya Allah akurat. Tes ini bertujuan untuk mengetahui jati diri kita. Untuk mencapai tujuan yang kita harapkan, alangkah baiknya memang kita mengetahui siapa kita, apa kelebihan dan kelemahan kita, dan yang terpenting otak bagian mana yang paling dominan dalam diri kita. 

Fungsi otak dominan dalam diri kita ada 5.
1. Sensing ada di limbik kiri, kemistrinya Rajin (memori)
2. Thinking, ada di otak kiri, kemistrinya Pandai (analitis).
3. Intuiting, ada di otak kanan, kemistrinya Imajinatif (kreatif).
4. Feeling, ada di limbik kanan, kemistrinya Hubungan (emosi).
5. Insting, ada di otak tengah, kemistrinya serba bisa (naluri).

oneminuteonline.wordpress.com

Dan ada 2 tipe kepribadian yang lainnya, yaitu introvert dan ekstrovert.


Dan saya sudah melalui serangkaian tes sidik 10 jari menggunakan alat scanner di sebuah lembaga. Lalu didapat hasil yang saya banget. Saya Sensing Introvert.

Beberapa sifat dari Sensing Introvert ini hilang dalam diri saya, mungkin karena saya nggak menggunakannya dengan optimal. Dan beberapa sifat yang lain muncul dari belahan otak lain. Kata Bapak yang ngetes saya, katanya sifat itu bisa berubah karena pengaruh lingkungan dan faktor yang lainnya. Semoga yang baik-baik bisa saya pertahankan, dan yang buruk-buruk saya tinggalkan. Namun, kata beliau, otak kita tidaklah 100% ada di belahan kiri atau kanan misalnya, dia hanya paling dominan di bagian itu. Sementara bagian yang lain dibagi-bagi menjadi sekian persen dan sekian persen.

Bapak yang ngetes saya waktu itu mengatakan sifat saya yang sensing tidak melulu rajin, ada "nyeleneh"-nya dari golongan darah saya yang B. Hehe... B identik dengan moody-an bukan ya? :D

Untuk bidang studi yang saya geluti, saya nggak salah ternyata. Bidang yang saya jalani saat ini banyak yang berupa hapalan. Dan saya harus mengembangkan bagian otak saya yang Sensing untuk mencapai kesuksesan. Saya memang tipe penghapal sejak dulu. Bukan tipe yang analitik. Suka meniru banyak hal, lalu memodifikasinya dengan cara saya sendiri. Saya harus banyak berteman dengan orang Instuiting yang kreatif, karena di sanalah kelemahan saya yang sebenarnya.

Kalaupun teman-teman melihat ada hal kreatif yang saya lakukan, itu tak semata-mata hasil dari ide saya. Itu hasil dari melihat, meniru, dan memodifikasi. Karena memang begitulah kepribadian seorang Sensing. Saya bisa sukses dengan ke-kreatifan saya, namun masih kalah dengan orang yang Intuiting sejati.

Jadi, perasaan saya yang lalu yang merasa tidak optimal di bidang saya karena saya belum mengoptimalkan apa yang ada dalam diri saya. "Jika sudah optimal, tentu akan semakin bagus", begitu kata Bapak yang ngetes saya.

Bergelut di bidang Teknologi Pertanian adalah salah satu hal yang paling bahagia yang saya jalani saat ini. Dan ini sesuai dengan kepribadian saya, seorang Sensing Introvert.



Bagi teman-teman yang mengalami bidang yang saat ini tidak sesuai dengan kepribadiannya, in sya Allah bisa dicari solusinya melalui tes 10 sidik jari ini.


Babakan Tengah, Dramaga
Setelah beberapa hari vacum menulis




7 comments:

lisa lestari said...

mmmhh..jd pengen ikutan tes 10 jari

lisa lestari said...

mmmhh..jd pengen ikutan tes 10 jari

Kholifah Hariyani said...

idem lisa..
jadi pingin ikutan tes-nya mbak sri.. rasanya ada perubahan juga, antara saya dulu & saya sekarang..
eh, kita sama2 moody mbak, sama2 B.. =D

Na said...

Tulisannya bagus mba..jadi tertarik ikut tes. Semoga sukses mba

Riendra siswin Rohmawatiningrum said...

Thanks mbak informatif banget tulisannya....jadi paham pentingnya tes kecerdasan

Eksapedia said...

Wah kalau bisa ikut langsung deh ane ikutan :D

Sri Efriyanti Harahap said...

Mba Lisa:
Ayo ikutan mbak :) Lebih bagus untuk anak-anak mulai usia 3 tahun mbak ^_^ Karena sidik jari sudah permanen sampai akhir hayat.

Mbak Kholifah:
Waah ketemu lagi sama Blood type B :D
Semoga yang gak baik kita tinggalkan ya mbak ^_^

Mbak Na:
Makasih Mba Na ^_^
Ayo ikutan mbak, ada kok di berbagai daerah di Indonesia

Mbak Riendra:
Terima kasih kembali mbak ^_^
Alhamdulillah

Mas Eksa:
Ayo ikutan mas, mungkin di daerahnya mas juga ada kok testnya