Tuesday, 1 March 2016

Hujan Bulan Maret

Sumber Gambar: www.kaskus.co.id
Alhamdulillah, awal bulan Maret disambut dengan gemericik hujan yang indah. Masih setia dengan berbagai macam rindu di setiap sisinya, yang membuat para pelamun tidak ingin beranjak dari jendela kaca rumahnya.

Hujan Bulan Maret mengingatkan berbagai rindu buatku. Rindu akan kampung halaman tercinta, rindu pada kedua orang tua, rindu sahabat-sahabat tercinta, dan entah rindu macam apalagi yang dirasakan.

Hujan selalu membuat perasaan diaduk-aduk, bagai adonan kue yang menyatu dalam satu wadah.Tapi hujan tak melulu berbicara rindu, ia terkadang mengisahkan semangat pantang menyerah. Seperti hari ini dengan diriku yang keluar dari Perpus LSI pukul  20.30 WIB. Sementara tadi siang, seorang dosen sudah menyemangatiku untuk terus berjuang, berikhtiar, dan tidak lupa berdo'a untuk hasil yang cemerlang dalam penelitian dan studiku.

Hujan Bulan Maret mengisahkan persahabatan yang indah, persahabatan yang mulai berbunga dengan mekar. Ada kekeluargaan di dalamnya, ada rasa saling tolong menolong. Hujan ini juga terkadang membuat galau si empunya laptop. Ia bingung melangkah ke luar atau ke dalam. Ia bingung harus memulai dari mana.

Hujan selalu mengisahkan banyak hal. Rainy city, Kota Bogor beriman ini tak juga henti -hentinya didatangi hujan di tiap sorenya. Yang selalu mengisahkan berbagai payung dengan warna-warna yang cerah di genggaman para perempuan di sore hari. Payung itu basah, namun ia selalu setia menemani si empunya payung. 

Hujan, ia berbicara tentang kesetiaan hari ini. Ia berbicara keteguhan yang tak akan kandas dimakan zaman. Hujan Bulan Maret, menarilah dengan indah.


Awal Maret yang indah,
@kamar kos tercinta 

Rainy city 

4 comments:

anindita nurmala dewi said...

Hai mba sri saya anindia anggota odop batch 2,
Saya sangat suka sekali semua tentang hujan (y)tp belum pernah nulis tetang hujan hihi


Boleh juga mba nnti mampir ke blog saya

Aninditannd.blogspot.com



abrar ananta said...

Wuih mbak si teman langit ini keren beud..:D

Aku juga pernah 3 tahun lebih di Bogor mbak. Sesama yang pernah merasakan hujan. Salam kota hujan mbak...hehe

Sri Efriyanti Harahap said...

Mbak Anindita:
Ok mbak, segera saya singgahi ya rumah mayanya mbak Dita ^_^

Mas Abrar:
Salam kota hujan, mas :D

suleman asep said...

sejuknya, eh dingin deh.