Wednesday, 11 November 2015

Tentang Sebuah Nama

Selamat Malam, Dramaga :D

Dua minggu terakhir ini akhirnya Bogor menunjukkan jati dirinya sebagai Kota Hujan. Sebelumnya, kota seribu angkot. Hehe..Di Bogor banyak banget angkot yang warnanya hijau dan biru. Kalau jalan di sekitaran Bogor, nggak perlu takut ketinggalan angkot, karena selang 5 menit pasti ada saja angkot yang lewat ^_^


Postingan malam ini "Tentang Sebuah Nama". Sejak menjadi Postharvester Technology, namaku menjadi bahan pembicaraan di sebuah kelompok. Aku juga nggak tahu kenapa, kalau namaku ternyata bisa mencuat ke atas permukaan. Qiqiqiq... Nggak nyangka juga sih, kenapa menjadi pembahasan akhir-akhir ini. Padahal sebelumnya belum pernah seperti ini.


Well, nama panjangku SRI EFRIYANTI HARAHAP. Itu nama di akta kelahiran dan ijazah mulai dari SD sampai Sarjana. Menurut teman-temanku saat ini, nama itu Jawa banget sebenarnya kalau nggak pakai marga di belakangnya. Dan kebanyakan orang memanggilku YANTI, yang juga nama orang Jawa.

Aku sering nggak diakui sebagai anak Batak, yang berasal dari Sumatera Utara oleh teman-temanku. Sebab, logat bicaraku nggak menunjukkan identitasku sebagai anak suku Batak. Mungkin saja, teman-temanku kena pengaruh tontonan televisi, jadi mikirnya anak suku Batak bahasanya ya seperti yang di "tipi-tipi" ya :v Yang logatnya keras dan kasar. Dan biasanya dipakai oleh kebanyakan supir angkot atau preman di televisi. Padahal, nggak semua orang Batak berlogat seperti yang sering kita lihat di layar televisi loh.

Ada yang sampai nanya, "Ibunya Batak juga ya mba?"Dalam hati aku kadang bergumam sendiri "Ahahah, dipanggil mba itu rasanya jadi orang Jawa loh". Ibuku juga Batak, boru Nasution. 

Jadi, kedua orangtuaku nggak ada yang bersuku Jawa. Aku dibesarkan di keluarga Batak yang kental banget. *tsssaaahhh :D Bahkan di rumah, aku punya panggilan yang Batak banget. Kamu tahu aku dipanggil apa? Butet ^_^ Nama anak perempuan di suku Batak.

Mengenai nada bicaraku yang katanya nggak ada Batak-nya sama sekali mungkin karena suaraku pelan ya. Lagian aku nggak suka ngomong keras-keras, sementara di hadapanku ada orang yang bisa mendengar suaraku dengan nada yang lebih lunak. Membutuhkan banyak energi loh ngomong pake suara yang keras itu -_-


Mengenai asal namaku kenapa bisa menjadi SRI EFRIYANTI HARAHAP, pernah kutanyakan pada ibuku. Jawaban ibuku karena namanya menurut ibu bagus. EFRIYANTI itu dulu adalah nama seorang qori'ah. Jadi aku diharapkan bisa menjadi qori'ah seperti harapan ibuku. Dan SRI itu awalnya bingung antara buat IIS atau SRI. Awalnya mau dibuat IIS, tapi karena ibuku takut aku dipanggil seperti nada mengejek "is..is...is..." yang dalam daerah kami artinya ungkapan ketidaksukaan pada suatu hal, maka diganti menjadi SRI. Dan ibuku nggak pernah berpikir dulu kalau nama SRI itu nama orang Jawa. Sementara kalaulah nama depanku menjadi IIS, itu malah jadi orang Sunda -__-

SRI itu artinya padi. Mungkin nama ini menjadi do'a ya, karena aku saat ini sedang menekuni ilmu di Teknologi Pertanian.

Saat ini sih aku berpikir, biarlah nama itu menjadi do'a-do'a ibuku. Biarlah ketidaktahuan ibuku pada masa lalu menjadi pembelajaran untukku di kemudian hari yang akan kuperbaiki pada anak-anakku kelak. Aku akan sangat bersabar jika masih ada orang yang menanyakan asal-usul namaku yang tidak sesuai dengan sukuku.

Dan yakinlah, aku asli berasal dari suku Batak. Namun, beginilah adanya. Mohon diterima dengan ikhlas. Hehe... *apasih 


Ini semacam klarifikasi karna akhir-akhir ini memang pembahasan mengenai namaku sempat mencuat jadi bahan obrolan.Sekian dulu ya teman-teman, kakak langit lanjut belajar dulu :D

Cheers,
Pengeja Langit

Wisma Al-Farabi
11-11-15



3 comments:

DedyAkas Website said...

Hai Mba Yanti...
Sebuah Nama yang menarik...
Saya akhirnya mengenal dan mengerti tentang Mba Yanti ini...
Terima kasih atas share artikelnya... :D

Sri Efriyanti Azzahra Harahap said...

Hai :)
Ini sebenarnya bukan artikel mas, hanya tulisan ringan saja :D
Terima kasih juga karena sudah berkunjung dan meninggalkan jejak, mas ^^

Fiu S said...

mungkin krn dh perangainya lembut jadi nada bicara juga ikut lembut ...hehe