Monday, 6 July 2015

Tahun Perjuangan

Semangat pagi, langit...

Langit, hari ini bukanlah hari apa-apa. Namun aku menyimpan kekhawatiran yang teramat besar di sini, hari ini. Kekhawatiranku juga mungkin bukanlah apa-apa untuk sebagian orang yang dengan mudahnya menyerap ilmu. Kekhawatiranku bukan pada diriku sendiri, tapi lebih ke pertanggungjawabanku pada orang tua yang selama ini menaruh harapan besar untukku.

Langit, bolehkah aku memangis? Satu jam saja, agar hilang rasa sedihku. Betapa banyak ujian yang kulalui di tahun terakhir ini. Allah begitu sayang padaku, hingga aku harus melewati ini agar teruji keimananku sebagai Muslim.

Langit, aku tak ingin membuat mereka bersedih, bahkan sampai menangis, terlebih kecewa yang mendalam karena ulahku.

Terkadang aku berpikir, "Mengapa aku tidak seperti orang kebanyakan?"

Langit, ini salah satu ujian terbesar dalam hidupku. Semoga Allah memberi bahu yang kuat untuk menopang beban ini, beban hati yang tidaklah seberapa, bahkan sebutir debu pun mungkin tidak ada bagi-Nya. Semoga Ramadhan ini membuatku semakin dekat pada-Nya. Semakin dewasa, semakin bijak dalam bersikap. Dan akhirnya kutemukan langit cerah yang indah di sana...

#PrayforUAS
#PrayforIPN

Ruang biruku,
3-H menjelang mudik