Sunday, 14 June 2015

Gadis Seperempat Abad

Selamat malam, semesta. Selamat Hari Ahad rasa nano-nano.

Alhamdulillah wa syukurillah, hari ini masih diberikan nikmat iman dan Islam untukku ^_^
"Barakallahu fii umrik, Zahra"

Masih dengan suasana yang sepi di tiap hari lahirku sejak memutuskan diri untuk kuliah selepas SMA. Hari ini adalah milad ke-sekian tanpa keluarga di sisiku. Tapi aku tahu, do'a-do'a mereka selalu membersamaiku di sini. Aaahhh, jadi kangen suasana rumah yang hangat. Ada Papa, Umak, Bang Ady, Kak Inun, Bang Zulham, dan adikku yang paling baik, Zuhri.

Hari ini, aku ingin berterima kasih pada ibuku, yang kupanggil umak, kadang ummi, kadang bunda, kadang bu guru. Ia bukan sekedar guru di sekolah dasar, namun juga guru buat kami anak-anaknya. Aku ingin mengucapkan terima kasih pada ibu, karena sudah berjuang mengandungku selama 9 bulan lebih, melahirkanku dengan normal, membesarkanku hingga sampai di titik ini. Guru yang selalu menjadi inspirasiku. Bersyukur sekali memiliki ibu yang sangat sabar dengan kemanjaanku. Aku rindu masakan ibu, aku rindu tertawa khas ibu, dan rindu diomelin ibu karena masakanku yang kurang enak di lidahnya. Aku ingin masak bareng ibu.

Mungkin ini adalah milad yang paling 'gila' yang pernah kulalui, Milad di antara banyak tumpukan tugas kuliah dan ujian-ujian yang menghadang. Semoga milad ke-25 ini membuatku semakin dewasa dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Jika aku harus berbicara dengan diriku sendiri, hari ini aku ingin ngomel:
"Hai Zahra, kamu harus tetap semangat!Kamu bisa Za, kamu bisa! Mungkin kamu masih kurang dalam hal akademik, merasa kalau kemampuanmu sangat di bawah rata-rata. Kamu harus yakin, kamu bisa melewati semuanya. Kamu harus belajar menngendalikan emosi. Jangan terjerat oleh bisikan-bisikan di sekelilingmu. Berpikir positiflah untuk segala kondisi. Semangatmu yang akan membuatmu sukses. Jika kamu menghadapi masalah, selesaikan secepatnya Za, jangan tunda-tunda. Bahagiakanlah dirimu dengan segala potensi yang kamu miliki.

Terima kasih untuk keluarga besar Harahap tercinta yang selalu mendukung gerak langkahku. Papa yang selalu sabar menghadapi keluh kesah masalah akademikku, ibu yang senantiasa mendengarkan curhatanku, semoga ibu segera bertemu dengan calon mantu yah *eh *apasih -__- *gak fokus, kayaknya butuh Aqua *eh malah sebut merk dagang ;v

Alhamdulillah, aku bersyukur sekali lahir sebagai anak ke empat, punya 2 kakak laki-laki, 1 kakak perempuan, dan 1 adik laki-laki. Aku dikelilingi orang-orang yang selalu menyemangatiku. Walaupun mungkin mereka geleng-geleng juga dengan kemanjaanku yang luar biasa. Terima kasih, saudara-sudara sedarahku....

Aku benar-benar tak pernah sendiri, bahkan di hari seperempat abadku ini aku yakin ada do'a yang saling bersahutan di sudut ruang biruku ini. Syukur pada-Mu ya Rabb atas nikmat yang tiada tara ini.

Pengeja Langit, 
gadis seperempat abad ^_^
14 Juni 2015


No comments: