Saturday, 19 July 2014

LUKA

Seseorang bercerita padamu tentang masa lalunya dan kau terluka. Perih.
Sebenarnya ia hanya berbicara datar, tanpa ingin membanggakan masa lalunya.

Kau ingin seolah semuanya tak pernah terjadi, tapi sudah terjadi. 
Begitulah jalan yang harus ia tempuh untuk menujumu.
Lantas, kau marah? Kau kesal? Kau menangis?
Yakinlah, amarahmu, kekesalanmu, dan tangisanmu tidak akan berarti.
Semua sudah terjadi.


Ia sudah berbicara baik padamu, mencoba menjelaskan yang sudah terjadi meski ia lelah.
Mungkin kau tak mengerti, ia berbicara dengan sangat menjaga perasaanmu.
Namun kau masih tetap terluka. Perih.
Ia juga sudah berjanji, tak akan membagi kata yang akan membuatmu terluka. 
Namun, cerita itu terus saja mengalir.

Ia juga sebenarnya menahan tangis dalam diamnya, namun kau tak mengerti. 
Ia tak tahu bagaimana menjelaskannya padamu agar kau tak terluka. 
Agar tak ada perih.

Sebenarnya dunia juga tahu, jika ia bercerita tentang masa lalu, akan ada hati yang terluka di sana. 
Ia berjanji akan memusuhi kata-kata penjelasan dan mengambil langkah diam untuk menenangkanmu. Sekarang, ia hanya diam. 
Mencoba agar kau mengerti hanya ada satu nama dalam hatinya. 
Apakah kau sudah mengerti?

Sumber gambar: remahremahrotiwordpress.com

1 comment:

Penyebab Terjadinya Tumor di Kepala dan Pengobatannya said...

memang tak seharusnya kita menceritakan luka di masalalu toh semuanya sudah terjadi,jadikan masalalu sebagai cerminan untuk masa depan