Tuesday, 24 December 2013

Hai Semesta



 

Selamat pagi, semesta.
Pagi ini akan kubuatkan secangkir teh hangat dan kue coklat untukmu. Kau mau kan? Setelah itu aku akan duduk di hadapanmu. Aku akan diam saja sambil mendengarkan kisah-kisahmu yang lucu. Aku memang pendengar yang baik. Tenang saja, aku tak ‘kan bosan sedetikpun. Aku ingin kau bercerita sepanjang pagi ini. Kau tahu, aku hanya ingin melihatmu bahagia. Itu saja. Sederhana, bukan? :)


Selamat siang, semesta.
Siang ini, tampaknya kau begitu lelah. Akan kubuatkan masakan istimewa untukmu. Mau kan? Eh maaf, aku belum terlalu mahir memasak masakan resto. Mungkin rasanya akan beda di lidahmu. Kuharap kau suka. Terima kasih sudah tersenyum untuk masakan ini. Esok, akan kubuat yang lebih enak lagi :)

Selamat sore, semesta.
Jalan-jalan yuk? Bukankah itu hobimu? Tidak perlu ke tempat yang terlalu jauh. Itu akan memakan banyak biaya. Di sekitar kota ini saja. Karena perjalanan itu bukan masalah indahnya tempat, tapi bersama siapa kau berjalan :) Eh, ada es krim. Akan kubelikan untukmu.

Selamat malam, semesta.

Aku tahu, kau sudah lelah. Tapi sebelumnya, aku mau mendengar kau bercerita kembali sampai tertidur lelap. Hah? Belum ingin tidur? Baiklah, akan kubuatkan secangkir kopi untuk menemani ceritamu.

Maaf, semua ini masih rangkaian kata. Selamat malam, Sidimpuan…. ^___^
*belajar menulis penggalan novel

7 comments:

Riki Ananda Nasution said...

Keren kali kalimat yang ini kak: "perjalanan itu bukan masalah indahnya tempat, tapi bersama siapa kau berjalan"

Sri Efriyanti Azzahra Harahap said...

Hehe...Ya, begitulah Ki
Pengalaman nih kayaknya :))

Ayub Daud said...

dan akhirnya, selamat tidur semesta, tidak usah kau mimpikan aku, sebab mimpi bisa merusak kualitas tidur, sedang untuk bersamaku kau tidak perlu bermimpi... aku di sini, kau tahu itu..

__ini juga adaptasi dari cerpen Dee :D

setuju, kalimat ttg perjalanan itu keren kaalii..

Rose Dian Jaianti said...

Tok, tok, tok!
Assalamu'alaikum ada orangkah di dalam? :D

Waaah sama-sama pecandu langit ternyata. Terima kasih sebelumnya sudah mampir di Senyum Langit :)

Salam kenal yaa mbak dari Bangkalan - Madura! :D

surya laroz said...

keren sekali kak , jalan-jalan yang indah itu bukan kemana , tapi dengan siapa .

kunjungan perdana kak , follow sukses

teuku rifki dhulul fata said...

blognya nyaman :D
ditunggu ya kedatangannya di blogku :D

Sri Efriyanti Azzahra Harahap said...

Mas Ayub:
Saya juga suka novel Dee :)
Tentang perjalanan, hmmm... saya yakin semua sepakat (^_^)

Mbak Rose:
Wa'alaykumussalam Wr Wb :)
Yesss, I'm here.
Salam kenal, mbak ^_^

Mas Surya:
Hehe...

Mas Teuku:
Segera ke tkp mas :D