Friday, 2 August 2013

Kopdar Bloofers Medan V (Edisi Ifthor Jama'i)



Ukhuwah adalah persaudaraan yang kekal, ia tidak mengenal kejenuhan. Ukhuwah selalu punya sesuatu untuk dibagi, meski hanya persaudaraan. Ukhuwah selalu punya sesuatu untuk dibagi, meski hanya sebait do’a yang tak tampak. Ukhuwah yang terbangun karena Allah. Semoga ukhuwah kita kekal hingga ke surga kelak.

Di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, sang koordinator (yang katanya geje) memberikan usulan untuk diadakannya Kopdar Bloofers Medan. Beliau memberitahukannya kepada saya, lalu mengamanahkan untuk jadi koordinator acara ini. Yah, melihat kesibukan si master geje sepertinya memang tidak memungkinkan kalau beliau yang meng-handle. Karena itu saya yang juga sebenarnya sibuk (sok sibuk sebenarnya :D), menerima amanah dari beliau untuk keberlangsungan hidup Bloofers di utara pulau Sumatera yang madani ini (uhuks…).
Awalnya bingung bagaimana mengumpulkan semua anggota. Maklum saja, facebook saya deactive untuk beberapa saat. Insya Allah akan diaktifkan kembali pada saatnya (entah kapan). Berhubung sebagian data Bloofers ada pada saya, selanjutnya saya hanya mengandalkan pesan singkat. Alhamdulillah, sebagian besar merespon. Dan akhirnya, kopdar disepakati tanggal 31 Juli 2013 (ketok palu 3x ^^).

Nah, di tanggal 31 itu sepertinya tak ada angin yang mengabarkan suasana acara ini. Saya juga bingung, merasa kalau hari itu tidak terjadi apa-apa, tidak ada kabar, dan rasanya sepi saja. Sore harinya si professor yang katanya geje (*eh… piece ^^//) sudah sibuk mengirimkan pesan singkat ke telepon seluler saya yang isinya “Kak…jadi nggak? Berapa orang kak yang hadir? Kakak datang? Di sini hujan, cancel aja kak”. Saya yang pada saat itu juga “menggalau ria” di kampus dengan urusan tugas akhir langsung saja menyetujui. Saya balas, “Oke, besok kopdarnya”. Selain itu, sebenarnya saya juga ingin menikmati indahnya tarian hujan di kampus hijau bersama teman-teman seperjuangan. Saya pikir ini akan menjadi momen Ramadhan terakhir di Medan (juang), kota madani di utara pulau Sumatera ini.

Pada akhirnya, saya mengabarkan pada all bloofers untuk tetap melanjutkan aktivitasnya dan acara ditunda sampai besok harinya. Di awal bulan Agustus Zhalep kembali merusuhi kotak pesan masuk telepon genggam saya (maklum, kan dia mbahnya geje :P). Sepertinya yang benar-benar khawatir dengan acara ini si professor geje, bukan saya (cocok jadi koordinator 17-an nanti).

Sekitar pukul 15.30 WIB (Waktu Insan Beriman), Lastri menelepon saya, menanyakan keberadaan saya pukul 16.00 nanti (Uhuks..serasa jadi orang penting :p). Saya katakan kalau saya akan telat, jadi silakan menunggu di dalam masjid raya sembari menambah tilawah Al-Qur’annya. 

Setelah shalat Ashar di kost, saya berangkat menuju ramadhan fair. Dalam perjalanan hendak ke sana, si professor yang katanya geje kembali lagi merusuhi kotak pesan masuk ponsel saya -__-.
“Kak, 1 jam juga nungguin kalian. Pada di mana sih? Belum ada yg nongol. Siapa aja kak yang datang?” Perkiraan saya ada 6 orang yang datang. Sesampai di ramadhan fair, saya langsung ke stan yang pernah diceritakan Zhalep di twitternya. Katanya yang ada spanduk “Pemuda Peduli Panti” nya. Lalu saya berlajan ke lokasi dan langsung menemukannya. Lima menit kemudian Kak Rini datang dengan jilbab pinknya (cerah ceria ya kak :D), lalu disusul oleh Lastri yang masih memakai baju dinas (habis ngantor kan dek? Xixixi) dan Kak Roza yang cerahnya seperti kak Rini. Kami masih menunggu 1 orang lagi yang katanya insya Allah bisa datang, tapi tidak juga datang sampai adzan maghrib. Ahaha… Akhirnya Zhalep lah orang yang katanya paling ganteng (berat menuliskannya :P) yang bisa hadir di kopdar ini.
 Tak terasa kami sudah memulai agenda sebelum acara dibuka, seperti saling menanyakan kabar, sedang sibuk apa belakangan ini, tentang dunia kerja, perkuliahan, giveaway, bagaimana indahnya skripsian (heuheu.. ^^/), dan ketika mendengar adzan maghrib langsung ke acara buka bersamanya. Walaupun hanya dihadiri 5 orang saja, tapi kekeluargaannya lebih terasa daripada kopdar-kopdar sebelumnya. Mungkin karena momen Ramadhan juga ya :D. Saya lebih mengenal mereka satu per satu, karena selama ini memang jarang bisa bertemu. Di dunia maya juga sudah jarang berkomunikasi karena kesibukan masing-masing. Jadi momen bertemu dan kopdar itu sangat dinantikan untuk menjaga silaturahim. Hehe…

Kopdar kali ini si Zhalep sedikit kalem (nggak banyak *eh), mungkin karena partner gejenya sang koordinator tidak bisa hadir.  Dan para akhwat yang lebih menguasai forum. Apalagi kali ini ada Lastri yang ceriwis  dan banyak pengalaman menjelajahi nusantara (iya kan? *eh). Kak Rini pakai acara "nraktir" yang tak disangka (alhamdulillah...berkah ya kak ^^)

Setelah shalat maghrib, kami berkumpul kembali. Membahas agenda-agenda ke depannya. Insya Allah tanggal 17 Agustus 2013 nanti akan ada kopdar edisi halal bi halal dan hari kemerdekaan Republik Indonesia (Merdeka! :D), insya Allah lebih seru lagi. 

Semangat pagi semesta ^_^
Jumu'ah barokah



7 comments:

Topics said...

wah.. pada asik kopdar nih.. ayo kak kumpulin lebih banyak lagi ^_^

Muhammad Mulia Maulana said...

maaf ya kak, kemarin aku ga bisa ikut.
17an nanti insya allah ikut :D

Riki Ananda Nasution said...

Numpang lewat ya kak :p
wkwkwkwk

Riki Ananda Nasution said...

Numpang lewat ya kak :p
wkwkwkwk

Riki Ananda Nasution said...

Numpang lewat ya kak :p
wkwkwkwk

Sri Efriyanti az-Zahra Harahap said...

Sampe 3 kali numpang lewat aja -__-
Palingan mau denger backsound aja ya :)) Sering2 ya Ki

Anonymous said...

where i can contact now ?
why it's so difficult?

mahdi.nasution@yahoo.com