Monday, 15 July 2013

Untuk Sebuah Perjalanan



Andai tiap kita mampu bertukar posisi, mungkin kau akan tahu apa yang tengah terjadi. Bukankah kau selalu tersenyum dan bahagia ketika hujan turun? Mengebumikannya perlahan di liang jiwa. Dan pada kenyataannya aku tak pernah mengerti. Untukmu, jika kau merasa bahagia, menulislah.  Jika kau merasa sedih, menulislah. Apapun yang kau rasa, menulislah.


Bukankah kau juga pernah mengatakan tidak selamanya dalam cerah ada ketenangan? Kau menyelamatkan rasa dan menahan diri untuk sebuah mata hati yang menjadi misteri. Dan aku tahu, ini tidak mudah. Sungguh kenangan yang kau bawa sering kali menjadi perenungan yang mengakhir indah. Dan kau mungkin lupa sedang merasakan apa. Hei, sudahkah kau bangun? Perjalanan ini semoga menjadikanmu lebih kuat, kawan. 

Dalam sebuah perjalananan indah. Ada apa dengan langit hari ini? :)
@efriyanti_zahra


11 comments:

Budhe Gembul said...

Menulis.... aku sepakat. Dari pada berbicara untuk mencurahkan isi hati, lebih baik menulis, karena belum tentu apa yang kita utarakan melalui suara, orang lain bisa mendengar dan memaknai sesuai apa yg kita inginkan. Dengan tulisan , masih ada waktu untuk meresapi apa yang ingin kita sampaikan.

Topics said...

kalo aq kok menulis itu jika sudah kena di akal dan terasa nyaman di hati itu terkesan jari jemari ini mengikuti ya.. hehe

Niken Kusumowardhani said...

Menulis memang bisa membuat kita menuangkan segala rasa.

Ar-Rizky said...

alhamdulillah sudah bangun kak.. :D

Arya Poetra said...

"Temukan cinta dalam perjalanan, untuk engkau bawa menuju tujuan. Panjangkan harapanmu, jangan pula lupa lebarkan kepasrahanmu. Semesta sedang menyiapkan kejutan"

Mungkin kalimat ini bisa menghibur untuk kawanmu Za. :)

Riki Ananda Nasution said...

uhuk-uhuk..
Numpang batuk kak :p

yanuar catur said...

Saya biasanya kalau sedih saya tinggal tidur.hehehe

Erin Herlina said...

Salam kenal saja kaka,

Samsul Bahri said...

Salam kenal dari Dumai, menulis memang bisa membuat rasa menjadi lebih tenang...

Samsul Bahri said...

Salam kenal dari Dumai, menulis memang bisa membuat rasa menjadi lebih tenang...

Nima Hyandsome said...

he'em, saya juga merasa menulis membuat lebih kalem :D