Saturday, 16 February 2013

Mengeja Langit



Pagi hari bersamamu, langit. Aku mengajakmu bercerita tentang kehidupan. Ada banyak kisah yang aku ceritakan. Seperti biasa, kau menyambut ceritaku dengan hangat. Menjawab semua pertanyaan dengan ketenanganmu. Kulihat, sepertinya kau mulai bosan mendengarkanku terus berceloteh. Mungkin aku terlalu nyaman, hingga aku tak sadar kau sudah kelelahan. Maafkan aku. 
 
Pagi ini aku jauh lebih baik. Aku mulai menyadari bahwa aku tak pernah berjalan sendiri. Ada dirimu, yang sebenarnya selalu menemaniku. Namun, aku tak sadar. Hingga suatu hari, kau lah yang menyadarkanku.


Kau selalu tegar. Menyimpan semua kegundahanmu pada indahnya warna. Semangatmu untuk menaungi selalu saja membuatku kagum. Aku mengagumi kemegahanmu, mengagumi indahnya warnamu, mengagumi luas dan tingginya dirimu.


Selalu saja ingin berlama-lama bercerita denganmu, yang terkadang membuatku lupa waktu. Mungkin benar, aku terlalu nyaman bersamamu. Di tiap paragraf yang kusampaikan, selalu ada hening yang berlalu. Ia seperti isyarat bahwa kau ada yang selalu memberikan semangat, meyakinkanku bahwa aku bisa.


Dulu sempat kupikir, kau terlalu tinggi bagiku. Aku tak pernah menyangka akan bisa bercerita lepas denganmu. Dengan segala yang ada pada dirimu, kau membuat diriku lebih tenang. Kau memang megah, tapi menaungi. Ternyata tidak sulit untuk bersahabat denganmu. Kita akan bersahabat selamanya.


Dibelahan bumi manapun aku berada, kita akan selalu bersama.

Bilik juangku, Januari 2013 
Semangat, Zahra! Kamu bisa!





27 comments:

Zeal*Liyanfury said...

Selalu bersama langit pagi....
indah mengawali setiap kisah dalam episode hidup ini bersamanya.

dik Za, salam embun... ^_^

nina sofhia said...

baca postingan yang ini buat nina semakin semangat menyambut pagi kk..

kangen kak Zahra,, :)

Efriyanti Zahra said...

Kakanda Liyan:
Waah, semangat pagi kakak embun ^_^
Udah lama ya nggak ke mari.
Masuk..masuk..
Silakan duduk, kakak.
Mari menikmati secangkir teh dan kue buatan Zahra, kakak embun ^^

Dek Nina:
Kangen adik juga... Kangen dengar celotehmu yang nggak ada habis-habisnya dek.
^_^

Tunggu kehadiran kakak di Pasid membawa cerita indah.
Semangat pagi dek...

Kopi Susu said...

he sala kenal
kayak nya aku pernah jalan ke blog ini ya
:p

salam keren buat cerita2nya juga moga selalu di berikan kemudahan hari untuk menuliskan rasa

aamiin

nina sofhia said...

29 Januari 2013..
masih ingat hari spesial itu kk,
kedatangan tamu yang begitu istimewa,

dan sampai sekarang masih menantikan kakak ^_^

#jadi makin kangen :)

Muhaimin A Untung said...

mungkin begitulah tugas raja langit mendengar keluh kesah bagi si perindu dan melihat setiap langkah para pengeja nya..
salam kenal mbak ^^

Efriyanti Zahra said...

Mas Kopi:
Kayaknya udah sering deh mampir :P
Iya iya. Aamiin.
Maaf mas, udah lama nggak main ke rumahnya. Lagi sok sibuk sayanya :))

Dek Nina:
Huwaaaaah, pengen nangis jadinya.

Kaget juga sih hari itu. Tiba-tiba ada yang datang, ngelihat kakak, teriak nyebutin nama kakak, lari, dan langsung meluk. Deuh...,orang yang ada di situ pada ngeliatin lagi :))

#nostalgia#kangenNina#berharapsecepatnyabertemulagi

Kak Emi:
Salam kenal, kakak cakep fotografer :P
Waah, baru mampir nih ke blog Za :))
Komennya 'jleb' ^_^
Makasih ya kakak

nina sofhia said...

really really really really really miss u kakak ku sayang...

gk tau lagi mesti nulis apa sangkin kangennya.. ^_^


gmna kabarnya kak?
Nomor kakak da diganti?
kok blum hubungi nina ...
:(

Riki Ananda Nasution said...

ciee....cie..sihiiy...
ini tentang langit apa bukan sih kak?
ragu saya..kwkwkwkwkwkk

Efriyanti Zahra said...

Ya iyalah Riki..
Jadi tentang apa lagi coba?
:P

Riki Ananda Nasution said...

cie..ciee..saya tau nih tentang apa kak..=D
kasitau gak ya :P

langit itu kan cuma kiasan kan kak :)

Efriyanti Zahra said...

Ahahaha..
Kamu tau Ki?
Coba deh jelasin, tentang apa?

Riki Ananda Nasution said...

yang pasti bukan tentang langit kak. langit gak mungkin bisa ngasih respons...
kalo langit bisa jadi tempat curhat, takutlah saya kak :P
kwkwkwkwk

Efriyanti Zahra said...

Aiiih Riki...

Kamu nggak tau dek gimana langit memberikan respon?
Kakak sering loh berbicara dengan langit :D

"Hai langit, apa kabar?"

Riki Ananda Nasution said...

kabar baik..:P

bagaimana langit bisa memberi jawaban kak? :)

Efriyanti Zahra said...

Heh, emangnya kamu langit apa Ki?
Ke PD an deh :P

Dirimu sih Ki...
Dengarkanlah suara langit, dari hati :D

Riki Ananda Nasution said...

masih belum yakin saya kak :P

ini hanya kiasan sebenarnya kak, saya yakin ini tentang seseorang atau sesuatu kak
kwkwkwkwkkwk

kalo langit bisa kasih jawaban, enak kali waktu ujian kak :P
tinggal memandang langit

Riki Ananda Nasution said...

photonya dimana itu kak?

Efriyanti Zahra said...

Di bawah langit :D

Riki Ananda Nasution said...

jawabannya sesuatu banget ya kak -_-

Di bawah langit mana kak?
wanita memang sangat pandai menyembunyikan ya kak =D

Efriyanti Zahra said...

Haha..
Tentu saja :D

Riki Ananda Nasution said...

menyembunyikan ember, menyembunyikan perasaan, tapi membuatnya dengan kalimat-kalimat yg sebenarnya bisa dimengerti maksudnya kak
:P

Efriyanti Zahra said...

-_-

Riki Ananda Nasution said...

ciee..cie....
sesuatu ya kak :P

birthday party said...

menatap langiit itu indaaah :)

Anonymous said...

assalamualaikum.
Semoga ibu sehat selalu dan dalam lindungannya.
Pada kesempatan ini, saya hanya ingin mengucapkan terima kasih telah menginspirasi saya melalui tulisan-tulisannya, yang dengan itu kreatifitas saya berlipat-lipat dari sebelumnya. Pasca pertemanan kita yang hanya kurang dari 2 bulan, saya memberanikan diri untuk merambah dunia tulis menulis. Hasilnya tulisan saya "Senandung Poligami" (cerpen) dimuat dakwatuna.com 29/01/13 dan di rubrik argumentasi kompas: "manajemen perubahan" edisi 26/02/13.
Saat ini, saya sedang menyelesaikan beberapa tulisan, semisal "menjejak syahidnya zahra", "gurauan buat bapak adat se-tabagsel", "lelaki idaman se Indonesia", dan beberapa tlisan lainnya.
Ibnu Taimiyah pernah berkata,"sebuah kebaikan kecil akan mengundang saudara2nya (kebaikan lainnya). Selamat, ibu telah berhasil menunaikannya. MAka harapan saya, semoga semakin banyak tulisan yang ibu hasilkan dan dapat menularkannya untuk kita semua. amin.
terima kasih saya,
boboy andika harahap

Annesya said...

aku kayaknya baru pertama kali ke sini... salam kenal yaaah :)