Monday, 3 December 2012

Kenangan #2


Di luar sana mereka masih sibuk memperbincangkan hal yang sama, Za. Masih dengan kenangan yang tergantung di udara. Perlu kau ketahui, ini tidak akan pernah berhenti. Siang ini ada do’a yang terselip. Isinya sangat sederhana. Mungkin terlalu sederhana. Dari sudut ruangan ini, ada alunan indah dari hujan yang turun, ada desir angin yang lembut. Dari lahan luasmu, adakah rintik hujan yang membasahimu, Za? Hari ini masih dengan kenangan dan hujan yang selalu kau tunggu

Bilik Juang, November 2012
#Menuju Laboratorium Satuan Operasi Dasar

9 comments:

Brebes VS Lamongan said...

berkunjung mmberi spot sobat

Tika Indriyani Az-zahra said...

semangka yanti,..^^

Niar Ci Luk Baa said...

mbak zahra lagi galau yaa, semangat kakak :D

Zeal*Liyanfury said...

dik za....... ada yang berbeda di sini. hmmm apa yaaa??? serasa memasuki rumah baru, backsongnya itu lho, ^_^

dan tentang kenangan... eaa, seperti perjalanan yang selalu meninggalkan jejak ya.

roel said...

semoga hujan mencumbu hatimu dan melarutkan galau itu, Za.

buffhans.com said...

Mau titip sajak buat kak Zahra ah..

Kepada hati yang sedang dilanda bimbang,
Badai terkadang berakhir kelabu..
Jika semangat itu bisa ditakar, boleh aku menyumbang?
Ini kak, dariku setungkup semangat menjulang bagai merbabu! ^^

Hehehehe

sabda awal said...

ini jenios tulisan apa ya???

a.i.r said...

entah apa yang akan dikatakan hujan malam ini..

Kayakubi said...

kenangan yang bagaimana ini kak.... :D
sangat membekas sepertinya..