Thursday, 20 December 2012

Harus Kuungkapkan



“Bila suatu hari nanti kita bertemu, aku tidak akan tersenyum. Tetapi akan menangis (bahagia)”

Hari itu aku berkunjung ke rumah cahayalangitketujuh. Entah kapan, aku lupa. Lebih parahnya lagi, aku lupa siapa yang telah membawaku ke rumah yang sejuk itu. Kutelusuri ruang demi ruang. Dan akhirnya kutemukan sebuah ruang yang sama dengan rumahku.

Esok harinya, di antara dedaunan yang kering, ia menyapaku dengan hangat. Saat itu kami berbincang tentang ukhuwah. Malam pun semakin larut, sepotong rembulan mulai berpaling. Aku dan dia mulai berhenti menghimpun kata. Mata kupejam di langit penghabisan. Saat itu,  malam di sana pasti sudah berlalu namun di tempatku baru beranjak pergi.

Harus kuungkapkan saat ini, aku sangat bahagia mengenalnya. Ternyata mengenalnya mampu memberikan sejuta rasa. Senang, sayang, dan rindu yang datang silih berganti. Sebenarnya ini adalah sebuah anugerah yang hadirnya tak disangka. Bersyukur telah mengenalnya, karena dengannya aku mengerti makna ukhuwah, saudara, sahabat, dan kasih sayang. Di sini, ada hadiah untuknya, sebuah do’a yang kupanjatkan dengan cinta karena Allah.

Kamu tahu, diam-diam aku mengaguminya. Mendengarkan suaranya saja membuatku salah tingkah. Tanpa kata, ia mengajariku banyak hal. Coba kamu lihat ini…

Ia seakan berkata padaku, “Akhwat juga bisa melakukan ini, Zahra. Akhwat tidak dibatasi oleh ruang dan gerak”

Ada beberapa hal yang menarik dari kami. Langit, biru, bulan Juni, seorang adik laki-laki, dan KAMMI. Mungkin kesamaan inilah yang membuat persahabatan kami semakin dekat. Terlebih lagi kami dilahirkan dari rahim yang sama oleh seorang ibu bernama Tarbiyah.

Rinai hujan yang saat ini menyapa seakan mengabarkan bahwa persahabatan kami tidak akan bertahan lama karena jarak. Kamu yakin? Aku tidak yakin. Aku yakin, inti dari persahabatan itu tidak rusak. Namun, jarak dan tempat memang tidak bisa berdusta. Fisik memang berpisah… Tapi aku yakin, do’a-do’a kami saling bersahutan saat ini. Seberapa jauhpun jarak kami, kami masih memandang langit yang sama. Dan jarak itulah yang mewakili seberapa inginnya aku bertemu dengannya.

Harus kuucapkan, saat ini aku ingin bertemu dengannya. Aku ingin melewati pergantian malam dan pagi bersamanya dengan segenggam cinta. Aku ingin mendengarkan tilawah Al-Qur’annya. Aku ingin memuraja’ah hafalan Al-Qur’an bersamanya. Dan sangat ingin melaksanakan qiyamul lail di sepertiga malam saat gerimis datang memecahkan suasana, tentu bersamanya. Aku kembali menyemai impian itu. Menabur cinta untuk sebuah harapan. Aku tak bergurau. Berharap bisa melakukan itu semua dan sisanya kuserahkan pada waktu yang mengalir. Kutunggu  mimpi menjadi pasti. Kelak ketika bertemu, aku tidak akan tersenyum. Tetapi menangis (bahagia)…

Sesungguhnya Engkau tahu bahwa hati ini telah berpadu berhimpun dalam naungan cinta-Mu. Bertemu dalam ketaatan, bersatu dalam perjuangan menegakkan syariat dalam kehidupan. Kuatkanlah ikatannya, kekalkanlah cintanya, tunjukilah jalannya, terangilah dengan cahya-Mu yang tiada pernah padam ya Rabbi, bimbinglah kami. Lapangkanlah dada kami dengan karunia iman dan indahnya tawakkal pada-Mu, hidupkan dengan ma’rifat-Mu, matikanlah dalam syahid di jalan-Mu. Engkaulah pelindung dan pembela” (Doa Rabithah)


Teristimewa untukmu…
Kak Yuni


19 comments:

Brebes VS Lamongan said...

nyimk D: itu aq mntk susunya ble gk heheh.

Sri Efriyanti az-Zahra Harahap said...

Hadeeeuh, salah fokus -_-

Andro Bhaskara said...

saya bisa berkomentar apa untuk ungkapan hati seperti ini..?? hanya bisa berdo'a, semoga jalinan ukhwah itu bisa bertahan selamanya.. :)

Sri Efriyanti az-Zahra Harahap said...

Aamiin ya Allah...
Syukron Mas Andro :)

Erny Binsa said...

Subhanallah... Saya tersentuh membaca kata per kata... Akhwat juga bisa seperti itu.. :)
Salam kenal ya...

Sri Efriyanti az-Zahra Harahap said...

Tentu saja bisa :)
Terima kasih atas kunjungannya ^^

Salam kenal kembali...

azi said...

ka zahra.... mistingnya sama.. hehehehe

Adi said...

cieee yuni punya fans euy..aseeekk...
noh naura juga sama akhwat yang bebas bergerak *lirik naura :D

Zeal*Liyanfury said...

huaaa...subhanalloh... nda zaa.... :D :D
itu itu.. fhoto dinda yaa??? ufh ufh hee.. ^__^ ternyata ^^

ukhuwah yang indah, lebih dari sekedar persahabatan. Aamiiin untuk do'a penutupnya yang sangat indah. :)

Ibrahim Sukman said...

kunjungan balik Mbak? Maaf KAMMI bertuliskan huruf besar itu apakah mengacu pada sebuah organisasi ekstra kampus? Kalau iya, apa yang mbak tuliskan itu sebuah pengalaman dengan teman organisasi? salam:)

Himi^^ said...

wah adik kakak yang cool >,<

Reo Adam said...

Assalamu'alaikum
first time aq berkunjung di blog ini,nama blognya keren,unik aq suka.
artikelnya juga bagus,kreatif.

salam silahturrahmi
salam ukhuwah
salam blogger :)

Nina Luviarina said...

suka deh sama lagunya. sebiru hari ini : )

Sri Efriyanti az-Zahra Harahap said...

= Dek Azi=
Sama ya dek Zie...
Waah, keren dong :)

=Kak Adi=
Aiih, bukan fans. Zahra adiknya Kak Yuni. Kami satu rahim loh kak...

=Kak Liyan=
Hihihi...
Fotonya Kak Yuni yang bergelantungan :)
Foto yang dibawah itu...
Zahra lagi buka blognya Kak Yuni sambil nyicipin kue khas dari Maluku dan segelas susu coklat sebelum berangkat ke kampus, kak :D

=Mas Sukman=
Hmm, iya mas. KAMMI itu Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia.
Kami tidak satu kampus, saya di USU, kakak saya di Unhas :) Kami belum pernah bertemu...

=Himi=
Lama nggak berkunjung ke mari..Makasih yaa
Iya dong, cool gituh..
*eh :P

=Mas Reo=
Wa'alaykumussalam Warahmatullah..
Salam ukhuwah...
Terima kasih sudah berkunjung

=Mbak Nina=
^_^
Terima kasih, mbak :)

IrmaSenja said...

barisan catatan hati yg sangat indah untuk sahabat yg jauh tp dekat dihati :)

smg abadi rasa yg indah ini mba :)

Obat Tradisional Penyakit Stroke said...

Berkunjung mba..salam kenal;D

Arya Poetra said...

Insya Allah... :)

neni said...

MasyaAllah,
subhanallah
Assalamu alaikum wr. wb.
bismillah

ukhty, manjat kayak gitu jg haahh ..
jago yach, kalw manjat kelapa bisa tak :)

ana juga merasakan yang INDAHNYA suatu UKHUWAH, meski jarak diantara kita jauh, namun hati kita merasakan rindu dan indahnya kasih sayang yang ada di hati, sungguh ukhuwah itu sangatlah indah, kadang harus meneteskan airmata kebahagiaan saat rindu,

miss u ukhty zahra
salam sayang dan salam rindu selalu :) ;)

Rima Aulia said...

assalamualaykum.... baru sempet main ke sini nih Zahra...

wew sama seperti kesukaan ku ternyata, langit, biru, adik laki-laki, tarbiyah, KAMMI, bedanya hanya aku tak lahir dibulan juni..

semoga ikatan ukhuwah karena Alloh ini terus terjaga hingga bertetangga di syurga, insya Alloh