Friday, 29 June 2012

9 Tempat Favorit Selama di Makassar

1. Pantai Losari
Kalau jalan-jalan ke Makassar, wajib mengunjungi tempat ini. Artinya, tidak sah rasanya datang ke Makassar tanpa mengunjungi tempat ini. Biasanya, kalau jalan-jalan ke pantai saya selalu mencari pasir. Nah, di pantai Losari ini saya merasa aneh, karena tak langsung menyentuh pasirnya. Waktu yang tepat untuk mengunjungi pantai ini memang di sore hari saat matahari akan tenggelam.

2. Lapangan Karebosi
Lapangan Karebosi salah satu lapangan paling terkenal di Makassar Lapangan ini terasa asri dan sejuk dipandang, walaupun pada malam hari. Ya, saya mengunjungi tempat ini pada malam hari bersama teman-teman tim PKM-M, tim PKM Penunjang, 2 orang dosen dan Adnan (FKM Unhas 2009). Di sebelah lapangan ini ada mall bawah tanah yang kata Juni mirip dengan pasar Petisah di Medan.

Sebelum menuju lapangan karebosi kita makan konro karebosi dulu. Konro itu masakan khas daerah Makassar yang disajikan berupa sop berkuah maupun dibakar dengan bahan dasar seperti tulang sapi atau kerbau. Konro disajikan bersama nasi putih.
 
3. Pulau Samalona
Untuk menuju pulau Samalona, kita harus menyewa perahu terlebih dahulu. Sewa perahu berkisar 300-500 ribuan. Perjalanan pulang perginya sekitar 45 menit. Pantai di sini memang indah, pasirnya putih. Pulau yang bagus dan pantai yang indah ini sepertinya kurang dikelola dengan baik. Ketika saya dan teman-teman datang ke sini memang tidak begitu banyak yang datang. 


4. Fort Rotterdam
Fort Rotterdam adalah benteng paling terkenal di Makassar. Benteng ini sangat mudah dikenali dari arsitektur gedungnya yang serba kemerahan dan bernuansa Belanda. Sayang sekali, ketika saya dan teman-teman datang ke sini, benteng ini sedang direnovasi. Jadi kita hanya bisa melihat dari luarnya saja. Waktu itu benda-benda bersejarah yang ada di dalam hanya sebagian yang terlihat. Suatu hari nanti, jika ada kelapangan waktu saya ingin mengunjungi Fort Rotterdam kembali.

5 .Air Terjun Bantimurung

Air terjun yang indah. Untuk memasuki kawasan ini kita dikenakan biaya Rp 15.000 per orang. Jalan menuju air terjun ini cukup datar dan tidak susah untuk menempuhnya. Seperti air terjun yang lainnya, banyak orang yang mandi di bawah air terjunnya. Saya sendiri sempat tertarik ingin berada di bawah air terjun itu, tapi sayang sekali pengunjungnya sangat banyak. Dan saya urungkan niat saya itu, lalu kembali melanjutkan perjalanan.

6. Gua Batu
Setelah mengunjungi air terjun, kita terus berjalan menuju gua batu. Untuk memasuki gua tidak dikenakan biaya, hanya sewa lampu senter dan pemandu sekitar Rp. 50.000. Pemandu ini mengantarkan kita sampai ke dalam dan menceritakan sejarah dari gua. Namanya gua, pasti dingin di dalamnya. Di gua ini juga ada air yang mengalir. Beberapa teman laki-laki menyempatkan berwudhu di aliran air itu.

7. Danau Toakala
Di kawasan ini terdapat air terjun kecil yang jatuh ke dalam danau tenang bernama Danau Toakala. Danau ini berbahaya karena arus bawahnya yang kuat sehingga untuk mencegah orang berenang, seluruh kawasan danau ini dipagari. Di danau ini banyak kupu-kupu yang berterbang sehingga kesannya semakin indah.

8. Pantai Akkarena
Pantai ini seperti pantai yang lainnya, indah. Sepertinya saya memang sangat sudah jatuh hati pada yang namanya pantai. Jadi pantai apapun  dan di manapun pasti indah menurut saya.  Pasirnya putih, bersih, walau masih ada sampah-sampah yang bertebaran di pinggirnya.
9. Trans Studio
Sayang sekali, saya tidak mengunjungi tempat ini selama di Makassar. Saya dan Cai mengambil posisi lain. Hari itu kami mengunjungi mesjid kampus Unhas, sedangkan teman-teman yang lain pergi ke Trans Studio. Saat itu saya pikir akan bisa  mengunjungi Trans Studio Bandung, jadi saya urungkan niat untuk ke Trans Studio Makassar.. Saya dan Cai memang ada misi khusus untuk mengunjungi mesjid kampus dan berkeliling di kawasan kampus Unhas pada hari itu.

Senang sekali rasanya bisa mengunjungi tempat-tempat indah di Makassar. Traveling membuat saya semakin cinta pada Indonesia. Semoga Allah masih memberikan kesempatan pada saya untuk menjelajahi tempat-tempat indah di bagian Indonesia lainnya. Traveling selanjutnya, Surabaya ^_^
 


15 comments:

eko wahyudi said...

wahhhh,, saya pengen lah,,liburan ny ke makasar,,
tapi sayang dompet tipiss,,,
hehehehe

EYSurbakti said...

is, menarik sekali mbak .. pantai losari nya itu lho .. saya sering banget direkomendasiin
kapan" mau ke Makassar .. kalo ada duit .. amin :D :D

Adang N M I said...

pantai losari, targetku sejak dulu tapi belum tergapai...
bahagia selalu


Kunjungan blogwalking.
Sukses selalu..
kembali tak lupa mengundang juga rekan blogger
Kumpul di Lounge Event Blogger "Tempat Makan Favorit"

Salam Bahagia

Stupid monkey said...

sering denger sering baca dan sering liat di post orang, tp blm pernah kesono, di catet ah, kali aja bisa kesono ya mba, thanks ah :D

Sri Efriyanti Az-zahra Harahap said...

Mas Eko:
Ayo, kumpulin uang dari sekarang mas :)
Semoga terwujud ya impiannya

Mas EY:
Ya, kumpulin dari sekarang makanya :D

Mas Adang:
Mudah2an tergetnya segera tergapai ya mas ^^

SM:
You are welcome ^^
Ya, dibaca, dicatat, dan dikunjungi ya mas :)

Gopar said...

ternyata makasar banyak juga ya tempat wisatanya..

ke2nai said...

pengen bgt kapan2 bs berkunjung ke makasar.. Kl skrg cuma bisa mncicipi makanannya aja yg emang enak :)

Sri Efriyanti Az-zahra Harahap said...

Mas Gopar:
Ya, banyak juga.
Kalau ada kesempatan ke Makassar lagi, saya ingin ke Tanah Toraja ^^

Ke2nai:
Hehe...
Ayo ke Makassar.
Konronya lebih enak, pisang epenya lebih sedap ^_^

Gopar said...

aku tinggal di lampung, pengen memahami lampung dulu deh,,

Arya Poetra said...

Wuih, betulan ya. Tempo hari saya komentar di 7 tempat favorit kampus, eh sekarang malah jadi salah satu tempat favorit di Makassar.

Ya, tempat-tempat yang disebutkan di atas memang menarik. Tapi, masih ada yang lainnya lho. Waaahh.. mba Sri tidak bilang-bilang mau ke Makassar. Padahal bisa dikabari anggota Bloof yang lainnya. Biar mba Sri nya dijemput ala red carpet. Hehe..

Oiya, syukran atas kunjungannya tempo hari di -isyarat langit- :)

Sri Efriyanti Az-zahra Harahap said...

Mas Gopar:
Ya, silahkan...
^_^

Mas Arya:
Hehe...
Saya berangkatnya bulan Juli 2011 loh mas. Postingannya aja yang baru sekarang ^^

Wow, oke deh kalau begitu. Ntar kalo saya ke Makassar harus dijemput ala red car ya.

Ya, afwan mas :)
Pengeja Lagit sangat suka dengan postingan-postingan bertema "langit biru"

Sugiantoro said...

sebagaimana dikatakan belum ke makasar kalo belum ke pantai losari, juga bisa dikatakan belum ke makasar kalo belum icip lezatnya es pisang ijo...

Nurfani said...

Wah enaknya ketrans studio. Kalau kesitu ajak ajak saya ya bos :D

Arya Poetra said...

Hari ini, tepat bulan Juli setelah tahun kemarin. Rupanya butuh satu tahun tuk mencerna keindahan kota Makassar tuk kemudian dijadikan rangkaian kata.. Hehe..

Sri Efriyanti Az-zahra Harahap said...

Mas Sugi:
Hehe...
Saya juga udah icip es pisang ijo dan pisang epe di kawasan Pantai Losari.
Hmm, lezat tenan mas :D

Mbak Nurfani:
Hehe..Insya Allah mbak ^^
Saya juga belum tahu kapan bisa pergi lagi ke Makassar.
Toh saya perginya dulu karena dibiayai oleh rektor Universitas pada acara PIMNAS XXIV ^_^

Mas Arya:
Ya, saking eksotisnya Makassar itu hingga perlu waktu 1 tahun untuk kemudian dijadikan rangkaian kata ^^
Inspirasinya baru dapat setahun kemudian mas, dan saya memang (sok)sibuk :D