Thursday, 10 May 2012

Teh Kombucha

Salam Pangan ^_^
Hai…hai…
Pernah dengar Teh Kombucha nggak atau Kombucha Tea?
Yang belum pernah, tak kasih tau nih :)

Kombucha tea (teh kombucha) itu produk minuman tradisional hasil fermentasi larutan teh dan gula dengan menggunakan starter mikroba kombucha (Acetobacter xylinum dan beberapa jenis khamir) dan di fermentasi selama 8-12 hari. Selama proses fermentasi dan oksidasi berlangsung, terjadi bermacam-macam reaksi pada larutan teh manis secara asimilatif dan disimilatif. Jamur teh memakan gula, dan sebagai gantinya memproduksi zat-zat bermanfaat yang dalam minuman tersebut, seperti asam glukuronat, asam laktat, vitamin, asam amino, antibiotik, serta zat-zat lain.

Teh kombucha itu bukan teh biasa loh. Nah, jadi?
Teh kombucha punya segudang  khasiat. Kombucha terbukti empiris dapat mengobati gangguan persendian, kolesterol tinggi, hipertensi, asma, gangguan buang air kecil, dan nyeri haid, serta mencegah kanker. Dengan rasanya yang enak dan segar, minuman yang mudah dibuat ini juga bisa dikonsumi sehari-hari untuk menjaga kesehatan.

Bongkar-bongkar file di semester 2, ternyata saya pernah mendokumentasikan pembuatan teh kombucha ini. Mari kita lihat alur prosesnya. Cekidot! ^_^
Oh ya, sebelumnya lihat dulu bahannya apa aja.
Bahannya itu...
-Teh
-Gula putih
-Kultur Kombucha


Prosedur Pembuatan Teh Kombucha
Buat teh dengan cara biasa. Untuk per liter air, tambahkan 2 sendok teh kedalam air yang baru mendidih.

- Saring teh atau pisahkan teh celupnya dari air
- Biarkan cairan teh yang sudah mengandung gula tersebut dingin menyamai temperatur ruangan tidak lebih tinggi dari 20 - 25 derajat Celcius = 68° - 77° F (suam-suam kuku). Koloni Kombucha akan mati bila berada dalam cairan yang panas.

- Tambahkan cairannya dengan Kombucha Tea Colony. Untuk pemakaian selanjutnya, selalu tambahkan 10% dari Kombucha Tea yang akan dibuat sebagai “cairan pemula"
 - Tutup tempat fermentasi dengan dengan kain yang rapat, agar semut, lalat dan nyamuk, debu atau pollutan lainnya tidak bisa masuk. Ikat mulut toples dengan karet.
 - Fermentasi berlangsung sekitar 8 - 12 hari, tergantung suhu. Lebih hangat temperatur ruangan, lebih cepat proses fermentasinya. Periode 8 - 12 hari diberikan hanya sebgai pedoman. Kombucha Colony memerlukan tempat yang tenang dan hangat dan tidak boleh digoyang dan dipindah-pindah. Temperatur teh tidak boleh berada dibawah 68 derajad F (= 20 derajad C) dan tidak boleh lebih dari 86 derajad F (=30 derajad C). Temperatur idealnya adalah 74- 80 derajad F (=23 - 27 derajad C). Sinar tidak diperlukan. KT Colony bisa bekerja dalam kegelapan. KT colony akan rusak bila terkena sinar matahari. Selama proses fermentasi, gula akan terurai oleh ragi (yeast) dan berubah menjadi gas (CO2) dan berbagai organic acids dan compound yang lain. Ini adalah kombinasi dari sejumlah proses yang memberikan rasa khas minuman Kombucha. Pada awal fermentasi masih manis, namun kemudian hilang karena gula terurai. Pada waktu bersamaan, rasa asam muncul untuk tumbuh sebagai sebuah hasil dari kegiatan bakteri, sehingga ada proses transisi dari rasa manis ke rasa asam/kelat. Jika ingin rasa yang agak sedikit manis, fermentasi dapat dihentikan lebih awal. Untuk rasa yang lenbih asam, ferementasi harus lebih lama.

 - Bila teh telah mencapai tingkat keasaman yang benar (pH 2,7 - 3,2), yang tergantung pada cita-rasa individu, ambil KT colony dengan tangan yang bersih. Bersihkan KT colony dibawah air ledeng atau air suam-suam kuku. Isi air teh yang sudah disiapkan kedalam tempat/wadah/toples dan segera masukkan KT colony. Jaga temperatur air tehnya. Tuangkan air teh Kombucha yang sudah jadi, kedalam botol, yang harus diisi. Sisakan seperpuluh (10%) bagian untuk keperluan pembuatan Kombucaha Tea berikutnya. Tutup botol dengan rapat.

- Untuk memperoleh kepuasan maksimal dari minuman ini, biarkan minuman ini sekitar beberapa hari (sekurang-kurangnya 5 hari) setelah ditaroh dalam botol. Kegiatan bakteri terhenti karena minuman yang didalam botol tanpa udara, sementara raginya terus bekerja. Jika botol benar-benar tertutup dengan baik, gas yang dihasilkan oleh kegiatan ragi, tidak bisa keluar. Dianjurkan untuk menyimpan minuman ditempat yang dingin.

- Minuman ini memilki rasa yang enak. Menyegarkan, sedikit kecut. Minumlah tiga gelas sehari, satu gelas pada waktu perut kosong di pagi hari, gelas kedua setelah makan siang dan gelas ketiga pada saat menjelang tidur. 
(Dari berbagai sumber)



15 comments:

Ahmad Zuhdi said...

hmmm.. mantab, tp sepertinya rumit banget ya bikinnya.. hehehe

Zahid Rabbani said...

Walaupun junior ini "Tea Lovers", tapi sepertinya harus mikir2 dulu untuk nunggu secangkir teh selama 8 hari...

pengisah said...

naleleng mai ibot,...hehhe.. harahaf anak mandailingkan ... aku jg bisa bhsa na

halak said...

segar tap8 prosesnya ribet.. maksih deah mbak

Sri Efriyanti Harahap said...

Zuhdi:
Nggak rumit kok :)

Zahid:
Ya, belum dicoba kan gimana rasanya?
Ada sensasi kayak Tebs loh, Hijry ^^

Pengisah:
Opps, halak kita do lana?
Hidup anak Pasid!
Haha..

Halak:
Hmmm, ya gitu deh..
Tapi rasanya dijamin enak ^_^

Andro Bhaskara said...

beberapa hari yang yang lalu saya sempat nonton cara budidaya jamur Kombucha, dapatkan Kultur Kombucha dimana yak..?? #itu yang saya bingung... -_-

Rifa'ah said...

jadi ingat dulu pernah buat kombucha tea di lab bioteknologi farmasi...~~
Nice post!
Kunjungan balasan :D

Anis Nisa said...

Wuih,
Layak dicoba niiihh...
suka teh yang gak manis,,
tapi klo asem2 menyegarkan..humm..seems yummy.

Sandy said...

hmm... resep minuman baru nihh :)
thx 4 share! thx jg buat knjunganny di blog acak2an sya ^_@

my_bun said...

minum pagi2 saat perut kosong gak berbahya tuh buat yg sakit maag..???

Sri Efriyanti Harahap said...

Mas Andro:
Kultur Kombuchanya Yanti minta sama dosennya Yanti. Yanti belum bisa buat sendiri, mas :D

Sri Efriyanti Harahap said...

Rifa'ah:
Trima kasih atas kunjungannya ^_^

Sri Efriyanti Harahap said...

Kak Anis:
Kakaaaaak, where are you?
Kita gak sempat kopdar.
Udah di Bogor yah kak?
Kak, ke Medan lagi dong, Yanti buatin ntar teh Kombuchanya buat kakak :D

Sri Efriyanti Harahap said...

Sandy:
Blog kamu bagus kok, kayaknya blog saya yang acak-acakan..
Silahkan dicoba resepnya :D

Sri Efriyanti Harahap said...

Bang Bany:
Wew :D
Hehe...
Makan dulu lah bang sebelum ngeteh :)